BlueStacks
Anda bisa download aplikasinya di http://www.bluestacks.com/ , cukup mudah untuk menginstallnya dan menggunakannya, yg paling penting anda punya koneksi internet yg baik :D.
selamat mencoba.
caveman1982

HP menyediakan gratis data dan file sistem perlindungan bagi bisnis desktop, notebook, dan workstation.| Menjaga sistem file dan data penting | |||
|---|---|---|---|
| HP Backup & Recovery Manager menyediakan fitur dan manfaat berikut ini: | |||
|
| ||
| Buat Recovery discs | Software cadangan jika terjadi kegagalan hardware kritis | ||
| Cadangan setiap file dan folder |
| ||
| Cadangan atau buka aplikasi terkunci file (misalnya. PST file) | Microsoft ® Outlook backup file tanpa keluar dari aplikasi | ||
| Cadangan data ke partisi tersembunyi pada pengguna lokal hard drive * | Memungkinkan cepat dan mudah pemulihan dari kebetulan atau penghapusan file sistem korupsi | ||
| Backup data ke harddisk kedua, CD-R, DVD-R, flash drive media atau jaringan (disarankan) | Memungkinkan pengguna fleksibilitas dan pilihan | ||
| Dijadwalkan backup dan restore point snapshot | Otomatis perlindungan sistem anda | ||
| Menciptakan pemulihan sistem poin |
| ||
| Snapshot jumlah terbatas hanya tersedia ruang penyimpanan | kemampuan untuk kembali ke negara yang dikenal baik atau individu sembuh dokumen / file dari sebuah sejarah panjang | ||
| Satu tombol di memulihkan lingkungan pra-OS | Mengembalikan sistem anda bahkan ketika sistem operasi gagal memuat | ||
| Wizard cadangan dan memulihkan antarmuka | Antarmuka sederhana untuk semua pengguna | ||
| Lanjutan cadangan dan memulihkan antarmuka | Ditambahkan kontrol untuk pengguna lanjutan | ||
Sistem Operasi memang harus selalu di monitoring dari virus, file-file sementara, atau sampah registri yang menumpuk. tapi kalau kejadiannya windows terkena virus atau kerusakan file pendukung windows yang menyebabkan windows tidak dapat bekera sempurna, atau yang lebih parah lagi tidak dapat lagi masuk windows. Harus bagaimana....Di dalam harddisk, ada sebuah file yang disebut MBR (Master Boot Record). File ini berada di byte pertama dan sektor pertama harddisk; pokoknya benar-benar pertama. Maklum, MBR inilah yang menjadi penanda keberadaan harddisk. Jika dianalogikan, MBR ini seperti peta yang menuntun BIOS menemukan harddisk.
Namun berbagai hal bisa menyebabkan MBR tersebut rusak, seperti terkena virus atau terformat tidak sengaja. Jika itu terjadi, sistem operasi pun kehilangan penunjuk jalan yang ditandai dengan munculnya pesan Operating System not found atau missing operating system di layar.
Solusi dari masalah ini adalah dengan mengembalikan file MBR tersebut. Cara paling umum dilakukan adalah melakukan proses recovery dari CD Windows. Caranya, booting ke CD Windows, lalu pilih Repair (dengan menekan tombol R) dan masuk ke Recovery Console. Setelah itu, ketikkan perintah fixmbr untuk mengembalikan file MBR tersebut.
Untuk Windows Vista, konsepnya sama meski prosedurnya sedikit berbeda. Pertama, booting ke DVD Windows Vista, lalu pilih Repair Your Computer. Ketika System Recovery Options muncul, pilih Command Prompt. Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik bootrec.exe dan tekan Enter.
Sebagai teknisi komputer amatir dan autodidak seperti saya, kadang sering lupa dan menemui masalah di lapangan dan membutuhkan "manu...